Lawan Kata “Lepas Kendali” ialah “Self-Control” agar “Under-Control”
Tiadanya “Self-Control / Under-Control” Mengakibatkan Seseorang
“Lepas Kendali”
Ambil Jarak dan Jeda Waktu untuk Kita “Cool Down”, “Tetap Tenang”,
Menyisihkan Rasa Takut, Mengambil Kembali Kendali-Diri, serta MENYELIDIKI
Seseorang yang tidak punya kebiasaan terlatih dalam kendali-diri, akan
cenderung “reaktif” tanpa-kendali, bukan “merespon” penuh kendali-diri. Bila
“merespon” artinya kita tidak tunduk pada sifat impulsif ataupun sebaliknya
rasa takut yang bersarang dalam diri, namun mengendalikan apa yang bisa kita
kendalikan, yakni faktor internal diri, apapun faktor eksternal diri yang tidak
bisa kita kendalikan. Dengan merespon, kita bisa memilih untuk menjaga “inner
peace”, atau untuk secara sadar tidak dimanipulasi, tidak diperdaya, tidak
pasrah begitu saja, berpikir mandiri dan kritis, tidak dibodohi, maupun untuk
tidak percaya begitu saja, tidak “termakan”, bahkan bila perlu untuk “melawan
arus” kecenderungan dari dalam diri seperti rasa takut, delusi, harapan semu,
melepas ekspektasi yang tidak realistis, dan sebagainya.